MAGETAN – Kepemimpinan di lingkungan kepolisian tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas, tetapi juga menghadirkan inovasi, memperkuat pelayanan, menjaga integritas, dan menghasilkan prestasi yang memberikan dampak bagi masyarakat.
Hal tersebut tercermin dalam kiprah Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M. Berbagai capaian selama memimpin Polres Magetan menjadi bagian dari pertimbangan atas pemberian penghargaan “The Best Innovative and Visionary Leader 2026”.
Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh PUSKAT (Pusat Kajian Tokoh-Tokoh Nusantara/Center for the Study of Nusantara Figures) dan diserahkan di Mapolres Magetan, Senin (28/9/2026).
Direktur PUSKAT, Prof. H. Mohammad Kurjum, M.Ag., mengatakan penghargaan tersebut tidak semata-mata diberikan berdasarkan jabatan, tetapi juga melihat rekam jejak, inovasi, dan capaian yang dihasilkan seorang pemimpin.
“Kami melihat kepemimpinan AKBP Raden Erik dari berbagai capaian yang telah dihasilkan bersama jajaran Polres Magetan. Inovasi seorang pemimpin harus terlihat dalam kinerja nyata, baik dalam pelayanan, integritas, penegakan hukum maupun kemampuan membangun sinergi,” ujar Prof. Kurjum.
Menurutnya, sosok pemimpin visioner harus mampu menerjemahkan gagasan menjadi program dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.
“Pemimpin yang visioner bukan hanya berbicara tentang gagasan, tetapi mampu menerjemahkannya menjadi program dan hasil. Karena itu, kami memberikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah ditorehkan Polres Magetan,” tambahnya.
Salah satu capaian tersebut adalah keberhasilan Polres Magetan memperoleh penghargaan Pelayanan Prima sekaligus predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diterima langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Di bidang pengelolaan anggaran, Polres Magetan juga berhasil meraih nilai sempurna Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sebesar 100, dengan penghargaan dari Kapolri dan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur.
Sementara dalam penegakan hukum, jajaran Resmob Satreskrim Polres Magetan mendapat penghargaan dari Kapolda Jawa Timur setelah berhasil mengungkap kasus perampokan minimarket dan pembobolan ATM lintas provinsi.
Prestasi AKBP Raden Erik juga terlihat di bidang olahraga. Ia dipercaya sebagai Ketua Umum PBVSI Kabupaten Magetan masa bakti 2025–2029, dengan peran dalam mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi bola voli daerah.
Menanggapi penghargaan tersebut, AKBP Raden Erik menyampaikan rasa syukur sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Magetan.
“Saya bersyukur atas penghargaan ini. Namun, penghargaan ini bukan hanya untuk pribadi saya, melainkan apresiasi bagi seluruh anggota Polres Magetan yang telah bekerja keras, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut justru menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas.
“Kami tidak ingin berhenti pada penghargaan. Setiap capaian harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi, memperbaiki pelayanan, dan memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat Magetan,” tuturnya.
Penghargaan “The Best Innovative and Visionary Leader 2026” menjadi bagian dari apresiasi atas rangkaian kinerja dan prestasi AKBP Raden Erik bersama jajaran Polres Magetan, sekaligus mencerminkan komitmen untuk terus memperkuat pelayanan, integritas, penegakan hukum, dan kontribusi kepada masyarakat.(*dbs)
