Menuju Baitullah dengan Hati yang Siap, PT. Bir Ali Gelar Manasik Umrah Berbasis Revolusi Mental

Mabes Media | Lhokseumawe PT. Bir Ali Tour & Travel menggelar Manasik Umrah Akbar bertema “Revolusi Mental, Persiapan Spiritual Menuju Baitullah” yang diikuti ratusan calon jamaah umrah, dari Aceh dan Sumatra Utara, Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan menyeluruh sebelum jamaah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Manasik akbar tersebut juga menghadirkan Motivator Nasional, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.HT, yang memberikan motivasi kepada para peserta tentang pentingnya membangun mental, keikhlasan, serta kesiapan spiritual sebelum menjadi tamu Allah di Baitullah.


Direktur Utama PT. Bir Ali Tour & Travel
, H. Samsul Bahri, SE., M.Ph., mengatakan bahwa tujuan utama pelaksanaan manasik akbar bukan hanya memberikan pemahaman mengenai tata cara ibadah umrah, tetapi juga mempersiapkan mental para jamaah.

Menurutnya, kesiapan mental menjadi fondasi penting karena selama berada di Makkah dan Madinah jamaah akan menghadapi berbagai ujian yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan kemampuan mengendalikan diri.

“Yang pertama sekali sebelum jamaah menuju Kota Makkah dan Madinah, mentalnya harus dipersiapkan. Jadi bukan hanya doa-doa ketika tawaf atau sa’i yang dipelajari, tetapi bagaimana jamaah benar-benar siap menghadapi setiap ujian selama beribadah,” ujar Samsul Bahri, pada Sabtu (27/06/2026).


Ia menjelaskan, konsep tersebut menjadi pembeda manasik yang diselenggarakan Bir Ali dengan manasik pada umumnya, karena lebih menitik beratkan pada pembentukan karakter, revolusi mental, dan kesiapan spiritual calon jamaah.

Selain pembinaan mental, Bir Ali Travel juga terus menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah. Salah satunya dengan menyederhanakan proses administrasi keberangkatan.

Samsul Bahri menyebutkan, layanan pembuatan paspor kini dapat dilakukan di daerah tanpa mengharuskan jamaah datang ke kantor imigrasi. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.

Bir Ali juga menawarkan skema pembiayaan yang lebih ringan. Masyarakat yang memiliki emas seberat empat gram atau uang muka sebesar Rp6 juta sudah dapat mendaftarkan diri dan diberangkatkan umrah tanpa harus melunasi biaya di awal.

Samsul Bahri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, termasuk istri Gubernur Aceh yang juga Anggota DPRA Komisi III, Salmawati, yang hadir memberikan dukungan di tengah padatnya aktivitas.

Sementara itu, Anggota DPRA Komisi III Hj. Salmawati, S.E., M.M., mengapresiasi Manasik Umrah Akbar. Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan konsep yang berbeda karena tidak hanya mengajarkan tata cara ibadah, tetapi juga membangun kesiapan mental calon jamaah.

Ia mengaku semula mengira kegiatan itu sama seperti manasik pada umumnya. Namun setelah mengikuti seluruh rangkaian acara, ia melihat materi yang diberikan jauh lebih luas dan menyentuh aspek pembentukan karakter.

“Ini sangat luar biasa. Saya pikir hanya membahas spiritual dan tata cara ibadah, ternyata juga membangun kesiapan mental jamaah agar mampu menghadapi berbagai tantangan ketika berada di Tanah Suci,” kata Salmawati.

Ia juga menilai Bir Ali Tour & Travel telah berkembang menjadi salah satu biro perjalanan umrah yang dipercaya masyarakat. Menurutnya, nama Bir Ali kini tidak hanya dikenal di Aceh, tetapi juga telah menjangkau berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Salmawati berharap kegiatan pembinaan seperti Manasik Umrah Akbar terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menghadirkan narasumber dan motivator yang kompeten, sehingga calon jamaah memiliki bekal ilmu, mental, dan spiritual yang kuat sebelum berangkat menuju Baitullah. (*dbs/red)