Dukung Sukses Penyelenggaraan Haji 2026, Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj dan Umrah

Ringkasan Berita

  • Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M melalui pengamanan, perlindungan jemaah, dan penegakan hukum.
  • Penghargaan diserahkan kepada Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, dalam Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Asrama Haji Jakarta Timur.
  • Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas kementerian, termasuk melalui Satgas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal, demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.

 

Mabes Media | Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj dan Umrah RI) atas kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. Mochamad Irfan Yusuf, kepada Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, pada Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu (04/07/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas peran aktif Polri dalam memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga, mengawal keamanan penyelenggaraan ibadah haji, melindungi jemaah, serta melakukan penegakan hukum guna memastikan seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai ketentuan.

Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, PPIH, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,” ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang terus membangun pelayanan haji semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.

Selama penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M, Polri berperan aktif dalam pengamanan proses keberangkatan dan kepulangan jemaah, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, melindungi masyarakat dari penyalahgunaan penyelenggaraan perjalanan ibadah, serta melakukan penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal untuk memperkuat pengawasan, edukasi, dan penindakan terhadap praktik haji ilegal.

Kepala Devisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Polri.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Polri melalui Dirtipidter Bareskrim Polri. Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji. Kami memandang penghargaan ini bukan hanya sebagai capaian institusi, tetapi juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon.


Kadiv Humas Polri juga menegaskan, bahwa Polri akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui pengamanan yang optimal, perlindungan kepada jemaah, penguatan koordinasi lintas sektor, dan penegakan hukum yang profesional agar penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun semakin berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (dbs/red)