(Mabes Media, Pasuruan) Trauma psikologis adalah kondisi yang terjadi sebagai akibat dari peristiwa buruk yang menimpa diri seseorang. Kejadian yang tidak menyenangkan ini membuat orang yang mengalaminya merasa tidak aman dan tidak berdaya menghadapi dunia yang penuh bahaya.
Saat mengalami trauma, Anda mungkin juga akan tersiksa dengan emosi, ingatan, dan kecemasan yang mengingatkan kepada peristiwa tersebut, hingga mengganggu kehidupan sehari-hari. Bahkan, Anda mungkin juga menjadi tidak bisa percaya lagi kepada orang lain.
Apalagi trauma akibat kecelakaan atau kehilangan orang-orang yang disayangi karena kecelakaan. Oleh Karena itu Satlantas Polres Pasuruan melaksanakan pendekatan secara preventif dengan menurunkan Tim Trauma Healing kepada keluarga korban kecelakaan Truck yang tepatnya di Kec. Pasrepan Kab. Pasuruan, Sabtu (04/06/2022).
Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra, S.IK. MH, mengatakan, kami berharap dengan hadirnya anggota kepolisian Polres Pasuruan khususnya Satlantas yang tergabung dalam Tim Trauma Healing mampu membantu memulihkan trauma pada korban laka lantas, khususnya bagi anak-anak.
“Kami memberikan trauma healing kepada keluarga korban laka lantas ini agar tidak terlarut dalam kesedihan dan segera pulih, apalagi mendengar salah satu seorang korban saat bercerita mereka masih takut saat mendengar suara mesin kendaraan yang keras akibat benturan yang dulu saat terjadi laka lantas,” jelas AKP Yudhi.
Dengan kegiatan pendekatan ini, pihaknya menunjukan kepedulian terhadap keadaan psikologis keluarga maupun anak korban laka lantas. Tujuannya gar anak-anak tidak terlarut dalam kesedihan pasca bencana
“Kami disitu juga memberikan ESQ (Emotional Spiritual Quotient) kepada pada korban dengan memberikan hiburan dari Zebra Band Polres Pasuruan dan juga Mini Game serta Pemberian Hadiah,” pungkasnya (*dbs//fadli)







