Mabes Media | Gunung Mas – Momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas ke-24 semakin bermakna dengan adanya langkah nyata dalam memajukan sektor pendidikan daerah. Usai melangsungkan upacara peringatan, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Provinsi dan Kabupaten melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, pada Senin (22/06/2026).
Peninjauan proyek strategis yang dimulai pada pukul 11.00 WIB ini dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh penting, menunjukkan kuatnya sinergitas lintas instansi dalam memajukan daerah. Turut hadir Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, serta jajaran pejabat utama dan Kepala OPD lainnya.

Di lokasi proyek yang membentang luas di atas lahan 9,8 hektare tersebut, rombongan disuguhkan dengan pemandangan pembangunan infrastruktur yang bergerak sangat pesat. Dikerjakan oleh kontraktor Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT. Adhi Karya, di bawah kendali Project Manager M. Hidayat, progres pembangunan kawasan sarana pendidikan terpadu ini tercatat telah mencapai angka 75 persen.
Sekolah Rakyat Kabupaten Gunung Mas ini dirancang tidak sekadar menjadi tempat belajar biasa, melainkan sebuah kawasan pendidikan modern yang sangat komprehensif. Kawasan ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas gedung sekolah megah yang terbagi atas jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), lengkap dengan asrama putra dan putri untuk masing-masing tingkatan pendidikan.
Guna memastikan kenyamanan dan mendukung pembentukan karakter peserta didik yang paripurna, sarana pendukung lainnya juga dibangun dengan standar tinggi. Fasilitas tersebut mencakup rumah susun (Rusun) bagi para guru, guest house, fasilitas ibadah termasuk gereja, kantin jenjang, dapur umum, hingga fasilitas olahraga kekinian seperti lapangan mini soccer dan lapangan basket yang siap mencetak bibit-bibit unggul berprestasi.

Nantinya, mega proyek pendidikan ini diproyeksikan memiliki daya tampung yang sangat masif, yakni mencapai 1.080 siswa. Untuk rencana penerimaan siswa baru pada tahap awal di tahun 2026 ini, pihak penyelenggara bersiap mengakomodasi sebanyak 370 siswa, yang terdiri dari kuota 90 siswa SD, 90 siswa SMP, 90 siswa SMA, dan digabung dengan 100 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegritas (SRT) 54 Gunung Mas yang sudah beroperasi saat ini.
Sebagai bentuk pengenalan kepada publik atas lompatan besar di bidang pendidikan ini, sebuah agenda berskala nasional telah dipersiapkan dengan matang. Rencananya, pada tanggal 5 hingga 8 Juli 2026 mendatang, akan dilaksanakan seremonial simbolis open house secara serentak di seluruh Indonesia yang diinisiasi langsung oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Meski antusiasme masyarakat Gunung Mas begitu tinggi menyambut fasilitas baru ini, operasional penuh kawasan pendidikan tersebut tetap mengedepankan kesiapan infrastruktur yang seratus persen aman. Untuk tahun ajaran baru 2026/2027, petunjuk teknis operasional masih direncakan secara cermat, mengingat seluruh fasilitas harus dipastikan rampung total agar proses belajar mengajar kelak dapat berjalan maksimal tanpa kendala.

Terkait jaminan keamanan dan kelancaran pembangunan proyek kebanggaan ini, institusi kepolisian memberikan dukungan dan pengawalan penuh. Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk menciptakan SDM unggul. Kami dari jajaran kepolisian, senantiasa siap bersinergi mengamankan setiap tahapan pembangunan agar berjalan lancar dan kondusif. Hal ini selaras dengan arahan dan komitmen Bapak Kapolda Kalteng untuk selalu hadir mendukung kemajuan masyarakat di daerah, ungkap Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., mewakili penyampaian pesan dari Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si.
Rangkaian kegiatan kunjungan kerja dan peninjauan lapangan oleh Gubernur Kalteng beserta rombongan Forkopimda tersebut akhirnya ditutup dengan sukses pada pukul 11.35 WIB. Berkat pengamanan terpadu dan sinergi yang apik dari aparat kewilayahan, seluruh rangkaian acara berjalan dalam situasi yang sangat aman dan kondusif, membawa angin segar dan harapan baru bagi masa depan generasi penerus di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau. (*dbs/red)






