Kabag Watpers AKBP Pandia; “Istri Polisi Jangan Curhat Di Medsos”

(Mabes Media, Sby) Akhir februari lalu jagat media sosial twitter digegerkan oleh cuitan seorang wanita yang mengaku menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh sang suami yang merupakan anggota polisi dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Dalam uggahannya tersebut, ia mengatakan, hampir 7 bulan lamanya ia bersama 2 orang buah hatinya ditelantarkan oleh sang suami, selain itu juga mendapat perlakuan kasar dari anggota polisi berinisial ROM tersebut.

Selain itu, akun twitter atas nama @yarakoloay itu juga mengaku suaminya telah melakukan perselingkuhan hingga mengonsumsi narkoba.

Sebagai garda terdepan dalam penanganan keamanan dan ketertiban di suatu negara maka anggota Polri harus selalu perfect dalam semua hal, walau nyatanya Polisi itu manusia namun polisi tidak boleh salah, polisi harus selalu berakhlak kapanpun dimanapun, polisi harus siap untuk ditugaskan dalam situasi apapun dan di waktu kapanpun, bahkan harus rela mengorbankan kepentingan diri dan keluarganya.

Tentang adanya beberapa pelanggaran pelanggaran etik, disiplin dan bahkan pidana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya memberikan ruang kepada masyarakat untuk melaporkan anggotanya yang melanggar kode etik maupun disiplin dalam bertugas kepada masyarakat.

Menurutnya, hal itu sebagai bentuk transparansi dan bentuk penerimaan pengaduan kritik dari masyarakat terhadap kinerja dan pelayanan personel Polri.

“Saat ini bukan saatnya kita untuk menutup-nutupi terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di internal Polri.

Oleh karena itu Biro SDM Polda Jatim menyiapkan solusi bagi permasalahan permasalahan rumah tangga polisi di wilayah hukum Polda Jawa Timur.

Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Harry Kurniawan, S.IK melalui Kabag Watpers AKBP Eva Guna Pandia, S.IK. MH, memberikan ruang pengaduan dan penyelesaian masalah rumah tangga polri dengan program Badan penyelesaian Permasalahan Anggota Polri atau disingkat BERITA

Kedekatan Kabag Watpers dengan Anggota

“Berita ini menjadi ruang curhat efektif bagi anggota agar tidak curhat di media sosial” kata Pandai

Mantan kapolres Tulungagung dan Bojonegoro tersebut berharap agar anggota memanfaatkan terobosan ini agar masalah rumah tangga tidak berlarut larut segera selesai

” Istri juga jangan asal nuduh, jangan berburuk sangka pada suami, suaminya jualan parfum online malah dikira bau parfum dari perempuan lain, ini khan gawat” tutupnya sambil tertawa (*dbs/fadli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *