Untuk TPS yang rawan bencana, ini yang dilakukan Kapolres Indramayu

(Mabes Media,Indramayu)- Puluhan TPS di Kabupaten Indramayu masuk zona rawan bencana. TPS di zona rawan bencana ini tersebar di sejumlah kecamatan.

Berdasarkan data dari KPU Indramayu, total ada 41 TPS. Yakni di wilayah Kecamatan Terisi, Gantar, Kandanghaur, dan Bongas.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar mengatakan, seperti di Desa Kertamulya, Bongas ada beberapa TPS rawan bencana.

“Kemudian di Desa Cikawung, Terisi. Ada TPS yang berada di pojok perbatasan dengan daerah Sumedang dan salah satu akses jalan ke sana apabila terjadi luapan banjir maka diperlukan persiapan untuk mengatasi pendistribusian logistiknya,” ujar AKBP M Fahri Siregar kepada Tribuncirebon.com usai Apel Pergeseran Pasukan di halaman Mapolres Indramayu, Senin (12/2/2024).

Termasuk, lanjut Fahri, ada beberapa TPS di Desa Eretan Wetan, Kandanghaur yang terancam terkena banjir rob.

Banjir rob ini, kata dia, sulit diprediksi karena air kerap naik ke pemukiman dalam kurun waktu tertentu.

Kendati demikian, pihaknya saat ini sudah mengklarifikasikan potensi bencana yang bisa terjadi, termasuk solusi penanggulangannya.

“Kami juga berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait lainnya,” ujar dia.

Diketahui hari ini ada sebanyak 834 personel dari Polres Indramayu dikerahkan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024 di Kabupaten Indramayu.

Personel yang hari ini dilepas akan ditugaskan untuk menjaga sebanyak 5.316 TPS yang ada di Kabupaten Indramayu.

Untuk pengamanan, Polres Indramayu juga mendapat tambahan personel bawah kendali operasi (BKO) dari Polda Jabar, Sat Brimob Polda Jabar, Arhanud, hingga Kodim 0616/Indramayu.

“Dan juga tentunya kami dibantu dari rekan-rekan Satpol PP dan SKPD lain dari pemerintah daerah Indramayu,” ujar dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *