Perkuat Peran Polri sebagai Mitra Kamtibmas, Kapolda Bengkulu Rangkul Komunitas Ojol

Mabes Media | Bengkulu – Komunitas ojek online (Ojol) di Bengkulu kini tidak hanya berperan sebagai mitra transportasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Peran itu semakin diperkuat melalui silaturahmi antara Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bengkulu dan ratusan pengemudi Ojol Kamtibmas di Kota Bengkulu.

Sebanyak 125 anggota Komunitas Ojol Kamtibmas menghadiri pertemuan bersama Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., di Lapangan Golf Jalan Citandui, Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, pada Senin (22/06/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Bengkulu Kombes Pol. Prianto Teguh Nugroho, S.I.K., M.H., jajaran pejabat utama Polda Bengkulu, serta perwakilan pengemudi dari Grab, Gojek, Maxim, dan ShopeeFood.


Ketua Ojol Kamtibmas Bengkulu, Raka, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang selama ini diberikan Polda Bengkulu kepada komunitas ojol.

Menurutnya, keberadaan Ojol Kamtibmas telah menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan kepolisian, terutama dalam menyampaikan informasi terkait situasi keamanan di lapangan.

Dalam dialog terbuka itu, komunitas ojol juga menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari pengaktifan kembali program SIM kolektif, bantuan bedah rumah, agenda kopi darat bulanan, hingga permintaan lima unit tenda siskamling yang bisa difungsikan sebagai pos keamanan sekaligus tempat menunggu orderan.

Kapolda Bengkulu menyambut baik seluruh usulan tersebut dan menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol harus terus diperkuat.

“Silaturahmi ini penting agar hubungan dan sinergi yang sudah terjalin bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto.

Ia menegaskan pihaknya terbuka menerima berbagai informasi, kritik, dan masukan dari para pengemudi sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bengkulu.

Tak hanya itu, Kapolda juga memastikan shelter atau gerai Ojol Kamtibmas yang telah ada akan terus dioptimalkan dan bahkan ditambah ke depannya agar menjadi pusat koordinasi komunitas.


Sebagai bentuk dukungan nyata, Polda Bengkulu juga menyerahkan kupon BBM senilai Rp50 ribu kepada seluruh anggota Ojol Kamtibmas yang hadir.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara kepolisian dan komunitas ojol bukan sekadar kemitraan biasa, tetapi bagian dari strategi menjaga keamanan berbasis partisipasi masyarakat. (*dbs/red)

Mabes Media | Bengkulu – Komunitas ojek online (Ojol) di Bengkulu kini tidak hanya berperan sebagai mitra transportasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Peran itu semakin diperkuat melalui silaturahmi antara Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bengkulu dan ratusan pengemudi Ojol Kamtibmas di Kota Bengkulu.

Sebanyak 125 anggota Komunitas Ojol Kamtibmas menghadiri pertemuan bersama Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., di Lapangan Golf Jalan Citandui, Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, pada Senin (22/06/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Bengkulu Kombes Pol. Prianto Teguh Nugroho, S.I.K., M.H., jajaran pejabat utama Polda Bengkulu, serta perwakilan pengemudi dari Grab, Gojek, Maxim, dan ShopeeFood.

Ketua Ojol Kamtibmas Bengkulu, Raka, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang selama ini diberikan Polda Bengkulu kepada komunitas ojol.

Menurutnya, keberadaan Ojol Kamtibmas telah menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan kepolisian, terutama dalam menyampaikan informasi terkait situasi keamanan di lapangan.

Dalam dialog terbuka itu, komunitas ojol juga menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari pengaktifan kembali program SIM kolektif, bantuan bedah rumah, agenda kopi darat bulanan, hingga permintaan lima unit tenda siskamling yang bisa difungsikan sebagai pos keamanan sekaligus tempat menunggu orderan.


Kapolda Bengkulu menyambut baik seluruh usulan tersebut dan menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol harus terus diperkuat.

“Silaturahmi ini penting agar hubungan dan sinergi yang sudah terjalin bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto.

Ia menegaskan pihaknya terbuka menerima berbagai informasi, kritik, dan masukan dari para pengemudi sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bengkulu.

Tak hanya itu, Kapolda juga memastikan shelter atau gerai Ojol Kamtibmas yang telah ada akan terus dioptimalkan dan bahkan ditambah ke depannya agar menjadi pusat koordinasi komunitas.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Polda Bengkulu juga menyerahkan kupon BBM senilai Rp50 ribu kepada seluruh anggota Ojol Kamtibmas yang hadir.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara kepolisian dan komunitas ojol bukan sekadar kemitraan biasa, tetapi bagian dari strategi menjaga keamanan berbasis partisipasi masyarakat. (*dbs/red)