Ringkasan Berita
- Polda Kalsel menggelar Rakernis Lantas TA 2026 sebagai forum strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan lalu lintas melalui implementasi program Polantas KARIB (Kemitraan Aktif, Responsif, Intuitif, Berintegritas).
- Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha H. menekankan pentingnya profesionalisme, responsivitas, dan pendekatan humanis, yang diperkuat dengan materi dari akademisi, pakar keselamatan jalan, serta jajaran internal Ditlantas.
- Rakernis ditutup dengan pemberian penghargaan kepada pemenang Call for Papers dan apresiasi kepada narasumber sebagai bentuk komitmen Polda Kalsel dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.
Mabes Media | Banjarmasin – Jalan raya bukan sekadar urusan aspal dan roda yang berputar, melainkan urat nadi kehidupan masyarakat yang menuntut jaminan keselamatan tingkat tinggi. Menyadari tantangan mobilitas yang semakin kompleks di Kalimantan Selatan, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Lalu Lintas TA 2026 sebagai pijakan strategis untuk membenahi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di jalan raya berbasis KARIB.
Polantas KARIB adalah salah satu program unggulan Kakorlantas, Irjen Pol. Wibowo, S.I.K., M.Hum. Kepanjangannya Kemitraan Aktif Responsif Intuitif Berintegritas. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Auditorium Polda Kalsel, pada Kamis (23/07/2026) mulai pukul 08.00 hingga 20.00 Wita.
Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol. Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan salah satu tujuan dari rakernis tahun ini adalah mengedukasi para kasat lantas dan kanit jajaran tentang realisasi Polantas Karib demi mewujudkan Kamseltibcarlantas yang kondusif di Polda Kalsel
Momentum krusial terjadi saat Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha H, S.I.K. Dalam arahan nya sekaligus membuka acara secara resmi, Kapolda menekankan pentingnya responsivitas, profesionalisme, dan pendekatan humanis dalam setiap tindakan Polantas di lapangan. Penguatan visi ini kemudian diabadikan dalam sesi foto bersama sebelum seluruh peserta memasuki rehat sejenak.
Sinergi Akademis dan Pakar: Menatap Keselamatan Jalan secara Ilmiah
Memasuki sesi materi utama, Rakernis ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi juga panggung pembekalan interdisipliner. Wakapolda Kalsel, Brigjen Noviar, S. I. K. membuka sesi pemaparan dengan penekanan pada soliditas jajaran dan penegakan disiplin anggota.
Guna memperkaya sudut pandang hukum dan sosial, Kepala Pusat Studi Ilmu Kepolisian ULM, Assc. Prof. Dr. Hj. Rahmida Erliyani, S.H., M.H., memaparkan kajian akademis mendalam terkait peran kepolisian dalam konstruksi hukum modern. Perspektif keselamatan jalan semakin tajam ketika Staf Ahli Kakorlantas Polri sekaligus peneliti dan konsultan keselamatan jalan, Tri Cahyana, M.Sci, PhD., membedah data serta strategi teknis pencegahan kecelakaan lalu lintas berbasis riset sebelum jeda ISHOMA.
Bedah Operasional dan Sentuhan Motivasi Mental
Usai istirahat siang, fokus Rakernis bergeser pada pemantapan operasional internal. Secara maraton dan terstruktur, seluruh lini fungsi teknis Lalu Lintas memaparkan rencana aksi dan evaluasi kerja. Dimulai dari Bagbinopsnal yang membedah pola operasional, Subditregident yang berfokus pada inovasi layanan administrasi kendaraan, Sat PJR yang menekankan kesiapsiagaan di jalan raya, hingga Subditgakkum serta Subditkamsel yang menajamkan strategi penegakan hukum dan edukasi masyarakat.
Menariknya, Polda Kalsel memahami bahwa kesuksesan tugas di lapangan sangat bergantung pada mentalitas polisinya. Menjelang sore, suasana ruang rapat kembali bergelora saat Motivator Nasional sekaligus Direktur Thanks Institute Indonesia, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd. C.HT, memberikan pembekalan motivasi. Sesi ini dirancang khusus untuk membangun empati, ketahanan mental, serta semangat melayani tanpa pamong bagi seluruh personel.
Apresiasi Karya dan Komitmen Masa Depan
Sebagai puncaknya, kegiatan ini tidak hanya menuntut kinerja, tetapi juga menghargai gagasan. Dirlantas Polda Kalsel menyerahkan cenderamata kepada para narasumber dan secara khusus menganugerahkan penghargaan kepada para pemenang Juara Call for Papers, sebuah ajang sumbang pemikiran ilmiah bagi kemajuan lalu lintas di Kalimantan Selatan (dbs/red)
