Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menggandeng Pusat Training dan Motivasi Thanks Institute Indonesia menyelenggarakan Sosialisasi dan Harmonisasi Keluarga bagi Anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di lingkungan Pemkab Sidoarjo, Sabtu (9/12/23).
Kegiatan yang diikuti ratusan Anggota Gabungan Organisasi Wanita tersebut, digelar di Grand Arkenso Parkview Hotel Simpang Lima sebagai bentuk komitmen pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendorong kemajuan pembangunan di lingkungan Kabupaten Sidoarjo.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Fredik Suharto, S. Sos, MM mengatakan bahwa sosialisi dan harmonisasi ini digelar juga sebagai upaya “Self Healing and Leadership Spirituality” guna meningkatkan rasa kepemimpinan para anggota dan kesejahteraan rohani sehingga memiliki komitmen organisasi untuk lebih produktif.

Perlu diketahui bahwasanya GOW ini merupakan wadah kerjasama antar organisasi wanita di Kabupaten Sidoarjo dalam upaya mempererat persatuan, kesatuan dan kebersamaan guna meningkatkan peran serta wanita dalam pembangunan daerah di Kabupaten Sidoarjo,”ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut ketua Bakesbangpol meminta GOW Kabupaten Sidoarjo dapat mendayagunakan segenap potensi yang dimiliki bagi kemajuan pembangunan Kabupaten Sidoarjo. Dengan demikian eksistensi dan perannya dapat dirasakan manfaatnya oleh pemerintah daerah dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Sidoarjo Dr. Sriatun Subandi berharap keberadaan organisasinya dapat didukung semua pihak.
Ia mengatakan GOW adalah wadah bagi semua organisasi wanita di Kabupaten Sidoarjo. Latar belakang anggota GOW pun bermacam-macam. Mulai dari pekerjaan, bidang maupun keahlian serta agama.
Sedangkan Ketut Abid Halimi, motivator dan pelatihan dalam kegiatan tersebut yang didampingi ketua Bakesbanpol, Fredik Suharto, S. Sos, MM, menyatakan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk membentuk keterampilan kepemimpinan dan sikap rohani yang baik pada para Anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Pemkab Sidoarjo, serta mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif antara atasan, bawahan dan rekan sejawat.

“Kami fokus pada pengembangan gaya keterampilan kepemimpinan yang lebih kreatif dan menghindari kesan monoton. Hal ini bertujuan agar saat rapat maupun kegiatan yang lain dapat “memunculkan ide-ide yang cemerlang dan mengembangkan keterampilan serta kepemimpinan yang diperlukan untuk mengelola dan memimpin tim demi kemajuan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo”. ungkap sang motivator nasional peraih rekor MURI dan LEPRID ini.
Lebih lanjut, menurutnya, dengan penguasaan keterampilan itu, maka para peserta pelatihan yang merupakan Anggota Gabungan Organisasi Wanita di lingkungan Pemkab Sidoarjo tersebut dapat membentuk sikap positif dan membawa energi positif serta meningkatkan motivasi kerjanya yang tinggi. (*/Alpin)






