Demi Pengembangan Kepribadian, Pimpinan FISIP UINSA Adakan Self Healing and Leadership Spirituality Bagi Anggota DPRD Kabupaten Tuban

Dalam rangka menindaklanjuti kerja sama kelembagaan antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tuban dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Ampel Surabaya, maka pimpinan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu poliik yakni Prof. Dr. H. Abd. Chalik, M. Ag menggandeng Pusat Training dan Motivasi Thanks Institute Indonesia menyelenggarakan bimbingan Teknis  bagi Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Tuban, Senin (18/12/23).

Kegiatan yang diikuti puluhan Anggota DPRD Kabupaten Tuban tersebut, digelar di Hotel Swiss Bellin, Tunjungan Surabaya sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas demokrasi di pemilu 2024 serta analisis pola dan pencegahan korupsi di daerah.

Pimpinan DPRD Kabupaten Tuban, H. M. Miyadi, S.Ag, MM mengatakan bahwa adanya bimbingan teknis ini juga sebagai upaya “Self Healing and Leadership Spirituality” guna meningkatkan rasa kepemimpinan para anggota, kesejahteraan rohani sehingga memiliki komitmen untuk lebih produktif dan memiliki rasa spiritualitas tinggi yang berguna bagi masyarakat .

“Banyak ilmu dan pengetahuan baru yang diperoleh dalam Bimtek pendalaman tugas tersebut. Sebab, materi disampaikan oleh para narasumber yang kompeten dan disajikan secara menarik dan informatif, sehingga kegiatan bimbingan teknis pendalaman tugas pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tuban ini agar dapat diikuti dengan baik dan bersama-sama dari awal pembukaan sampai acara penutupan.” Ucap Prof. Dr. H. Abd. Chalik, M. Ag.

Perlu diketahui bahwasanya DPRD ini merupakan “Respresentasi dari rakyat, tentunya juga DPRD mempunyai banyak fungsi, diantaranya Pembentukan Peraturan Daerah, Anggaran dan Pengawasan. Selain iu, juga Membentuk Perda bersama Gubernur, Membahas dan memberikan persetujuan Raperda mengenai APBD yang diajukan Gubernur. Maka penting untuk selalu fokus dalam mengikuti bimbingan teknis ini sehingga dapat menganalisis pola dan mampu untuk melakukan pencegahan korupsi sesuai tema yang ada ,” Lanjutnya.

Sedangkan Ketut Abid Halimi, motivator dan pelatihan dalam kegiatan tersebut yang didampingi Pimpinan DPRD Kabupaten Tuban dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik UIN Sunan Ampel Surabaya, menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membentuk keterampilan kepemimpinan dan sikap rohani yang baik pada para Anggota DPRD Pemkab Tuban, serta mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif antara atasan, bawahan dan rekan sejawat.

 

Proses Pemberian Materi Pengembangan Kepribadian: Self Healing and Leadership Spirituality

“Kami fokus pada pengembangan gaya keterampilan kepemimpinan yang lebih kreatif dan menghindari kesan monoton. Hal ini bertujuan agar saat rapat maupun kegiatan yang lain dapat “memunculkan ide-ide yang cemerlang dan mengembangkan keterampilan serta kepemimpinan yang diperlukan untuk mengelola dan memimpin tim demi kemajuan Pemerintah Kabupaten Tuban”. ungkap sang motivator nasional peraih rekor MURI dan LEPRID ini.

Lebih lanjut, menurutnya, dengan penguasaan keterampilan itu, maka para peserta Bimtek yang merupakan Anggota DPRD di lingkungan Pemkab Tuban tersebut dapat membentuk sikap positif dan membawa energi positif serta mampu untuk menganalisis  secara komperehensif dan mencegah adanya korupsi di Daerah Kabupaten Tuban. (*/alpin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *