Mabes Media | Pekanbaru – Semangat persatuan, doa, dan pelestarian budaya Melayu mewarnai kegiatan bertema “Doa Selamat Menyongsong Bangkitnya Nusantara” yang diselenggarakan bertepatan dengan Malam 1 Muharram 1448 Hijriyah, Selasa (16/06/2026), di Jalan Sultan Syarif Qasim, Pekanbaru, tepat di depan Masjid Agung An-Nur.
Sekitar 7.000 tokoh dan masyarakat dari berbagai kalangan hadir dalam kegiatan yang diprakarsai oleh Penggawa Melayu Riau tersebut sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa Indonesia dan kebangkitan Nusantara.
Acara yang berlangsung dalam nuansa adat dan budaya Melayu itu turut menghadirkan Motivator Nasional Dr. H. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd.C., HT., Pengasuh Pondok Pesantren Alam Barzah Al Mahribi Mojokerto, Jawa Timur. Sosok yang sebelumnya meraih predikat The Best ASEAN Choice Motivator 2024 tersebut pada tahun ini juga menerima Global Awards 2026, sebuah penghargaan yang semakin mengukuhkan kiprahnya di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan motivasi kebangsaan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Ahmadi, SHI, MH dari Kementerian Agama melalui KUA Kecamatan Lima Puluh. Dalam suasana yang khidmat, para peserta memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa serta mengenang jasa para leluhur dan tokoh yang telah berkontribusi bagi Indonesia.
Memasuki pukul 20.00 WIB, acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari Pusat Kajian dan Penelitian Tokoh-Tokoh Nusantara (Centre for Studies and Research Indonesian Figures) kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi bagi masyarakat.
Puncak acara berlangsung pada pukul 20.15 WIB melalui ceramah bertajuk “Renungan Kebangkitan Diri dan Kebangkitan Nusantara” yang disampaikan oleh Dr. H. Ketut Abid Halimi. Dalam tausiyah dan motivasinya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kebangkitan diri sebagai fondasi utama bagi kebangkitan bangsa. Menurutnya, penguatan spiritualitas, persatuan, dan semangat gotong royong merupakan modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur budaya Nusantara.
Di sela kegiatan tersebut, Ketut Abid Halimi mengaku bersyukur atas penghargaan Global Awards 2026 yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa kebangkitan bangsa harus dibangun melalui penguatan spiritual, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.
“Saya memandang penghargaan Global Awards 2026 ini sebagai amanah yang semakin menguatkan tekad untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Karena itu, saya merasa bersyukur dapat hadir dalam kegiatan bertema ‘Doa Selamat Menyongsong Bangkitnya Nusantara’ bersama ribuan tokoh dan masyarakat Melayu di Riau. Saya percaya, kebangkitan Nusantara harus dimulai dari kebangkitan hati, akhlak, dan kesadaran untuk bersatu demi Indonesia yang lebih maju, beradab, dan bermartabat,” ujar Ketut Abid Halimi.
Usai penyampaian ceramah, para peserta mengikuti tradisi makan berhidang yang menjadi salah satu warisan budaya Melayu dan sarat dengan nilai kebersamaan. Suasana semakin semarak dengan penampilan tari Zapin dari Sanggar Tari Laksmana, yang menghadirkan kekayaan seni budaya Melayu di tengah kebersamaan ribuan peserta.
Rangkaian kegiatan berlangsung hingga selesai dalam suasana penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan bertema “Doa Selamat Menyongsong Bangkitnya Nusantara” tersebut, Penggawa Melayu Riau kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah adat dan tradisi Melayu, sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, bermartabat, dan senantiasa memperoleh keberkahan dari Allah SWT. (*dbs/red)












