Jumat Curhat dan Berkah: Langkah Efektif Kapolda Jatim Dekat dengan Masyarakat

mabesmedia.com | Kota SurabayaKepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol. Dr. Toni Harmanto, MH., bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, kembali mendatangi rumah warga guna menyapa dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat.

Melalui kegiatan yang dibalut dalam agenda Jumat Curhat dan Berkah kali ini, Kapolda Jatim bersama rombongan menyisir rumah-rumah di Kelurahan Margorejo Sawah, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.


“Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan pada hari Jum’at untuk menjaring aspirasi masyarakat dengan Door to Door dan mendengarkan curhatan langsung dari masyarakat,” ujar Irjen Pol. Toni Harmanto, di sela kunjungannya di rumah-rumah warga.

Baca Juga:

Sambut Hari Bhayangkara ke 77, Kapolda Jatim Pimpin Tradisi Penyerahan Air Suci

Bongkar Kasus Perdagangan Orang di Jatim, 5 Tersangka Diamankan Ditreskrimum Polda Jatim

Berhasil Ungkap Kasus Tabrak Lari, Dirlantas Polda Jatim Beri Penghargaan Satlantas Tuban

Pada kesempatan itu, Kapolda Jatim juga mengungkapkan, bahwa dengan kegiatan Blusukan ke Kampung, menemui warga masyarakat, maka kepolisian akan semakin dekat dengan masyarakat.

“Jika memang ada keluhan dari warga tentang layanan ataupun hal lain yang dilakukan oleh anggota kepolisian, maka kita akan dapat mendengar langsung hal apa yang dikeluhkan warga itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya berharap agar permasalahan-permasalahan warga masyarakat yang nantinya bisa dipecahkan dengan aksi nyata pihak kepolisian menindaklanjuti. Selain itu pihaknya juga menegaskan, bahwa untuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat kepada kepolisian, maka polisi harus hadir di tengah-tengah masyarakat dan dapat memberikan manfaat.

“Jadi kita bisa mencarikan solusi dengan segera. Seperti tadi sudah kita tampung, ada beberapa keluhan dan akan kita respon. Untuk itu kehadiran polisi, selalu saya katakan harus memberikan manfaat buat masyarakat. Itu yang terpenting,” tegasnya.

Sementara itu terkait pengamanan dengan CCTV, yang juga menjadi program Polda Jawa Timur, dirinya mengatakan bahwa tugas kepolisian dalam menangani perkara terutama terkait kriminal, akan menjadi lebih ringan dengan bantuan instrumen atau alat CCTV apapun bentuknya.

“Ini juga menjadi program saya sebetulnya sebagai Kapolda, untuk Pantauan-pantauan Keamanan memang perlu instrumen, salah satunya CCTV. Saya sudah sampaikan program ini kepada Bu Gubernur, Bupati, Walikota seluruh Jawa Timur, supaya menguforiakan ini, untuk memberikan rasa Nyaman Aktivitas masyarakat di Ruang Publik,” terangnya.

Kemudian dari hasil kunjungannya di rumah salah satu warga kali ini, maka Kapolda Jatim juga mendapatkan materi untuk menjadi bahan evaluasi di Bidang Lalu Lintas. Karena di rumah tersebut terdapat seorang perempuan yang mengalami lumpuh akibat dari kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

“Y,a ini ada bagian juga yang perlu nantinya menjadi evaluasi. Mungkin berkaitan dengan masalah Laka, yang kemudian sampai lumpuh sekian tahun ya, dan menjadi perhatian dari fungsi Lalu Lintas yang akan kita berikan. Mungkin edukasi kepada masyarakat dan yang lain untuk itu,” pungkas Irjen Pol. Toni Harmanto.

Sementara itu, Eko Purwanto selaku Tokoh Agama di RW 06 Margorejo, Kota Surabaya, mengaku bangga mempunyai Kapolda yang peduli dengan masyarakat bawah. Dirinya berharap mudah-mudahan hal itu menjadi satu tanda, ada satu peningkatan pelayanan polisi, khususnya Polda Jatim dan jajarannya.

“Kami selaku warga Margorejo, bahagia. Bagi kami pemimpin yang peduli pada masyarakat bawah untuk memberikan santunan, juga memperhatikan Keluhan mereka, yang juga sudah disampaikan tadi. Ini jadi nilai plus bagi Bapak – Bapak di Kepolisian yang peduli ditingkat tinggi. Ini contoh yang patut kita Teladani di Level apapun,” ungka Eko Purwanto.


Seperti biasanya, pada kegiatan Jumat Curhat, dalam kesempatan ini Kapolda Jatim juga melakukan agenda Jumat Berkah, dengan memberikan bingkisan kepada keluarga atau masyarakat yang membutuhkan, baik anak yatim, fakir miskin dan janda. (*dbs/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *