Biar Masyarakat Tidak Gagal Paham Tentang Tilang Manual, Kasat Lantas Lamongan Terus Turun Edukasi Masyarakat

mabesmedia.com | Kabupaten Lamongan – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan kembali memberlakukan pelaksanaan tilang manual di wilayah Lamongan setelah sebelumnya lama fokus menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Keputusan ini diambil karena masih banyak pelanggar lalu lintas di jalan raya Lamongan yang tidak terjangkau oleh ETLE, sehingga tilang manual diharapkan dapat mendukung efektivitas penegakan hukum tilang elektronik.

Kasat Lantas Polres Lamongan, Iptu Widyagana Putra Dhirotsaha, S.TK., S.IK., M.Si., menjelaskan bahwa meskipun tilang manual diberlakukan kembali, ETLE tetap difungsikan seperti biasa bahkan akan semakin dimaksimalkan.

“Jadi terkait pelaksanaan tilang manual, kita sudah mulai melaksanakan surat telegram tersebut. Namun, untuk pelaksanaannya sendiri, kita masih berfokus pada pelanggaran yang dapat terlihat dengan jelas,” terang Iptu Gana, sapaan akrabnya, pada Selasa (23/05/2023).

Iptu Gana menjelaskan, masih banyak kawasan tertib lalu lintas lainnya yang belum tercover oleh ETLE, makanya kita akan menerapkan tilang manual di beberapa tempat tersebut.

” Ini semata-mata untuk menekan angka pelanggaran, yang pada akhirnya diharapkan dapat menurunkan kejadian kecelakaan lalu lintas, ” tandasnya.

Baca Juga:

Kasat Lantas Bersama Para Kanit Satlantas Polres Lamongani

Iptu Gana menyebutkan beberapa jenis pelanggaran yang menjadi perhatian dalam penegakan tilang manual, antara lain berkendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, serta melawan arus.

Lebih lanjut, Iptu Gana menekankan bahwa penerapan kembali tilang manual bukan bertujuan untuk meningkatkan jumlah penindakan oleh polisi. Namun, langkah ini diambil untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan aturan berlalu lintas.

“Tidak semua pelanggaran akan ditindak dengan tilang, beberapa pelanggaran dapat ditindak dengan teguran. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak takut jika bertemu petugas di jalan asalkan tidak melakukan pelanggaran,” ungkapnya.

Ia menyatakan bahwa penggunaan ETLE tetap menjadi prioritas dalam melaksanakan razia di lokasi-lokasi tertentu seperti alun-alun, perempatan family, dan bandeng lele. Oleh karena itu Kasatlantas terus turun ke masyarakat menjelaskan tentang urgensi tilang manual agar masyarakat tidak gagal paham. Seperti beberapa hari yang lalu kasatkantas bersama para sopir bus menggelar Jumat Curhat.

Selain para sopir bus, kegiatan ini dihadiri juga oleh Ketua Organda Kabupaten Lamongan Iswahyudi. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Organda Lamongan Iswahyudi mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian atas adanya kegiatan Jumat Curhat ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangat efektif karena dapat membantu menyelesaikan masalah yang terjadi di lapangan, seperti masalah terkait dengan jarak tempuh rute bus yang terlalu lama hingga tentang perijinan PO Bus yang tidak berdomisili di wilayah Lamongan  dan sebagainya.

“Melalui kegiatan jumat curhat ini kami sangat terbantu bisa mengungkapkan keluhan secara langsung kepada pihak kepolisian,” ucap Ketua Organda

Kasat Lantas Iptu Widya Gana Putra Dhirotsaha menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan UPT Lamongan untuk mengikuti upaya apa yang bisa dilakukan terkait dengan perusahaan-perusahaan yang belum memiliki domisili di Lamongan.

Selain itu, pihaknya juga akan mempermudah segala bentuk perizinan agar masyarakat lebih mudah dalam mendaftarkan kendaraannya sesuai dengan domisili aslinya.

“Untuk para pengusaha PO Bus yang kendaraannya masih domisili luar kota, silahkan untuk dimutasi Lamongan sekarang juga dan tentunya akan dipermudah dalam perijinan,” jelasnya.

Jumat Curhat adalah ruang edukasi dan diskusi Polri Presisi

Kasat Lantas menyatakan, kegiatan Jumat curhat ini merupakan salah satu program dari Kapolri yang bertujuan untuk meningkatkan citra Polri di masyarakat.

“Kami sampaikan terimakasih juga kepada masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan jumat curhat, dan menyampaikan perihal kamtibmas kepada kepolisian,” pungkasnya. (*dbs/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *