(Mabes Media-Grobogan) Setelah masa PPKM dilonggarkan, pengguna jalan seperti mengalami euphoria berkendaraan, mulai dari ugal-ugalan dijalan, kendaraan yang tidak sesuai spektek bahkan kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya alias melebihi kapasitas. Alhasil banyak kecelakaan yang terjadi akibat ulah pengendara sendiri (human eror).
Masih segar diingatan publik tentang kejadian laka maut di Kalimantan Timur yang menewaskan banyak orang dan menyebabkan kerugian miliaran rupiah. Tentunya ini jangan sampai terulang lagi di daerah-daerah lain.
Butuh penyadaran dan penegakan hukum untuk mengantisipasi kejadian-kejadian serupa yang lebih parah lagi
Oleh karena itu Kasatlantas Polres grobogan AKP Sri Martini, SH secara massif menggelar operasi yang sasarannya untuk menertibkan kendaraan-kendaraan muat barang yang melebihi kapasitas muat atau dengan Bahasa lain kendaraan yang Over Dimension over Loading
Kasatlantas murah senyum tersebut menggelar operasi sekaligus penegakan hukum (gakkum) dengan tegas kepada kepada pelanggar, bahkan dilakukan pengejaran bagi kendaraan yang tidak mau diberhentikan, kamis (10/02)
“Kendaraan ODOL sangat berbahaya, bukan hanya membahayakan pengendaranya namun juga membahayakan pengendara lain, makanya kita tidak pandang bulu, tegasnya di Jl A yani”

Mantan kasatlantas Polres rembang itu juga mengatakan jika penertiban kepada kendaraan Over Loading adalah atensi dari pimpinan yang harus dimaksimalkan dan lakukan terus secara massif
Selamet Hariadi (37) pengendara R4 yang menyaksikan aksi berani kasatlantas menyetop kendaraan-kendaraan besar itu mengatakan “untuk mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan kendaraan-kendaraan besar, ini sangat perlu” kami berterimakasih kepada Satlantas Grobogan, tukasnya.
Dari pengamatan media ini petugas menemukan kendaraan tronton sumbu tiga yang kedapatan atau termasuk dalam kendaraan Over Load. Dalam buku KIR nya daya angkutnya 20 ton, namun dalam surat jalan muatan yang dibawanya seberat 40 ton

Lebih lanjut selamet berharap sebagai masyarakat biasa yang sering lewat di jalan tersebut agar pihak terkait terus melakukan penertiban kepada kendaraan yang over muat agar dirinya dan pengendara lain lebih tenang saat lewat jalan tersebut
“sebagai rakyat biasa saya berharap agar terus dilakukan hal ini biar kami lebih tenang melewati jalan ini, terimakasih Bu Kasat” tutupnya (*/bdr)






