Mabes Media | Luwu – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Luwu menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan penuh khidmat di halaman Mapolres Luwu, pada Rabu (010/7/2026).
Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta semakin dicintai rakyat.

Upacara ini dihadiri oleh Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag., Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, S.H., yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Luwu dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, Wakapolres Luwu Kompol Misbahuddin, S.H., para pejabat utama Polres Luwu, para Kapolsek jajaran, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan instansi vertikal, Bhayangkari Cabang Luwu, serta tamu undangan lainnya.
Bertindak selaku Inspektur Upacara yaitu Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., sementara Komandan Upacara diemban dan dipercayakan kepada IPDA Moch. Ryan Kurniawan, S.Tr.K.
Upacara diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri atas personel Polres Luwu, prajurit TNI dari Kodim 1403/Palopo, personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Senkom Mitra Polri, Dishub, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), siswa Patroli Keamanan Sekolah (PKS), serta anggota Pramuka.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan soliditas sinergi antarlembaga dan elemen masyarakat dalam mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban di Kabupaten Luwu. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Luwu membacakan amanat serentak Presiden Republik Indonesia yang menegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan jati diri sekaligus kompas moral bagi setiap insan Bhayangkara.

Presiden Republik Indonesia dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel Polri yang selama delapan dekade telah mengabdikan diri menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, penegakan hukum yang berkeadilan, peningkatan kompetensi, penguasaan teknologi, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa demi mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Aula Tebbakke Tongngenge Mapolres Luwu. Suasana penuh keakraban dan rasa syukur mewarnai rangkaian acara yang diawali dengan doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.
Pada kesempatan itu, Kapolres Luwu juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen seluruh personel dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa keberadaan Polri adalah untuk masyarakat. Kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus terus dijaga melalui pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang berkeadilan, serta kehadiran Polri yang selalu memberikan rasa aman di tengah masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen demi mewujudkan Kabupaten Luwu yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Adnan Pandibu. (*dbs/red)











