mabesmedia.com | Kota Surabaya – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terus berupaya menciptakan dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya sendiri.
Salah satunya adalah dengan memfasilitasi tempat latihan dari para perguruan pencak silat dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya. Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Herlina, S.IK., MH., usai memimpin Apel Pagi, pada Senin (05/06/2023) di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.
“Kami memfasilitasi rekan-rekan semua perguruan silat untuk bisa berlatih di halaman Mako Polres Pelabuhan Tanjungperak,” ujar AKBP Herlina kepada awak media.

Pada kesempatan itu dirinya juga menyebut, bahwa fasilitas tempat latihan bersama tersebut sebagai simbol perdamaian. Pihaknya ingin mengajak perguruan silat ikut berperan aktif menjaga Kamtibmas. Dengan begitu seluruh elemen masyarakat dapat hidup damai dan rukun.
“Mari buktikan bahwa tidak terjadi permasalahan antarperguruan silat. Semuanya saling sinergi, damai, dan rukun,” jelasnya.
Baca Juga:
Jaga Kamtibmas Wilayah, Polres Tanjung Perak Gelar Operasi Cipta Kondisi
Menurut AKBP Herlina, masyarakat yang tergabung dalam perguruan silat perlu memanfaatkan ilmu yang dipelajari dengan sebaik-baiknya untuk melindungi sesama dan menciptakan kedamaian. Untuk itulah dirinya berpesan kepada seluruh pengurus perguruan silat, agar saling membina komunikasi positif. Bergandengan tangan membentuk Surabaya sebagai kota yang maju, humanis, dan berkelanjutan.
“Semua ilmu yang rekan-rekan pelajari selama ini dapat bermanfaat ke depan dan berguna bagi sesama. Karena itu, kepada perwakilan pengurus perguruan silat agar tetap membina komunikasi antarsesama perguruan silat dengan baik,” pesannya.
Baca Juga:
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berbagi Ratusan Sembako ke Petugas Portir
Lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintahan dan TNI-Polri itu bersaudara. Begitu pun dengan perguruan silat yang ada, meski berbeda organisasi namun tetap bersaudara. Jadi, harus saling melengkapi dan menjunjung tinggi kerukunan.
“Harus bisa mengendalikan emosi masing-masing. Tidak ada lawan dari masing-masing perguruan silat, kecuali di dalam pertandingan resmi atau even seperti kejurda, porprov, dan kejuaraan lainnya,” paparnya.
Baca Juga:
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ringkus DPO Curanmor
Dengan adanya fasilitas latihan yang diberikan tersebut, AKBP Herlina berharap antar perguruan silat kian guyub dan saling merangkul. Latihan tersebut juga sebagai ajang silaturahmi.
“Berangkat dari sini kami berharap terbangun komunikasi yang baik. Dengan begitu tidak terjadi permasalahan yang dapat memecah belah antarperguruan silat,” harapnya.
Dirinya pun kemudian mengajak seluruh pesilat, khususnya yang ada di Kota Surabaya Raya dan Jawa Timur pada umumnya, untuk bersama-sama mendukung dan mengembangkan olah raga pencak silat agar semakin maju dan berprestasi.
“Mari kita bersama-sama mendukung dan mengembangkan olah raga pencak silat di Kota Surabaya agar semakin maju dan berprestasi,” pungkas AKBP Herlina. (*dbs/red)






