Jaga Kamtibmas Wilayah, Polres Tanjung Perak Gelar Operasi Cipta Kondisi

mabesmedia.com | Kota Surabaya – Setidaknya ada ratusan sepeda motor yang terjaring dalam razia gabungan TNI dan Polri dalam operasi Cipta Kondisi di depan Pos Polisi Suramadu, dari arah Surabaya ke Madura, pada Sabtu malam (03/06/2023).

Petugas menemukan banyak pengendara yang melanggar seperti tanpa STNK 23 motor, tanpa menggunakan helm 72 orang dan 20 kendaraan tanpa surat. Selain itu, juga ditemukan 3 pengemudi mobil tidak dilengkapi surat dan satu orang yang membawa Sajam diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Baca Juga:

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berbagi Ratusan Sembako ke Portir

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ringkus DPO Curanmor

Dalam operasi razia Cipta Kondisi yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sebanyak 115 kendaraan roda dua maupun roda empat berhasil ditilang dengan berbagai jenis pelanggaran.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Herlina, S.IK., MH., mengungkapkan bahwa patroli skala besar dan razia multi sasaran dalam rangka untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Operasi tersebut bertujuan untuk menegakkan hukum dan aturan lalu lintas terutama sasaran surat-surat kendaraan roda dua maupun roda 4, Sajam dan Narkotika.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Mochamad Suud, SH.,  saat dihubungi wartawan mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan operasi yang dilakukan mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB, ratusan kendaraan yang melanggar aturan berhasil ditilang oleh pihak kepolisian Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kendaraan yang terjaring razia akan dikenakan sanksi tilang dan diberikan sampai dengan waktu sidang. Hal ini dilakukan sebagai upaya agar pengendara motor tidak melakukan pelanggaran yang sama kembali.

“Kegiatan Operasi Cipta Kondisi ini akan dilakukan setiap malam libur dan akan terus mengamankan ratusan kendaraan jika masyarakat masih membandel,” pungkas AKBP Herlina. (*dbs/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *