mabesmedia.com | Kabupaten Pamekasan – Suasana prosesi pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2023 di Kabupaten Pamekasan pada Rabu (24/05/2023) benar benar terasa haru dan khidmat.
Terlebih lagi saat jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan menggunakan trik khusus yakni dengan menggunakan personel Tim Ojek Polisi dan Polwan yang telah disiapkan oleh Polres Pamekasan.

Terlihat jelas di lokasi pemberangkatan, para petugas Ojek Polisi tersebut wira-wiri selama hampir seharian, di setiap sesi pemberangkatan. Semua itu dilakukan guna membantu keluarga jamaah haji, yang kelelahan dan menuju ke pelataran Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan. Pasalnya, parkir mobil rombongan memang cukup jauh dari titik pemberangkatan.
Baca Juga:
- Kapolres Pamekasan Pimpin Apel Gelar Polisi RW dan Satkamling
- Jelang Pemilu 2024, Polres Sampang Bentuk 123 Anggota Polisi RW
- Berkunjung ke Mapolres Situbondo, Kapolda Jatim Tanam Pohon Pule dan Santuni Anak Yatim
Hal ini dilakukan sebagai antisipasi yang dilakukan jajaran pemerintah daerah dan kepolisian yang menilai akan banyaknya rombongan pengantar haji. Sehingga dibutuhkan area luas untuk mengurai kemacetan lokasi parkir yang disiapkan secara matang sekaligus fasilitas pengantaran melalui ojek gratis.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini pada Kamis (25/05/2023), Kasat Lantas AKP Mokhamad Munir, SH., M.Hum., mengatakan bahwa skenario ini dilakukan agar semua dalam kondisi nyaman dan aman. Baik bagi para pengantar, jamaah haji maupun pengguna jalan lainnya yang melintas. Terlebih menurutnya, dengan adanya program ojek polwan tersebut, sebagai bentuk pelayanan optimal pihaknya melayani.
“Ini juga layanan prima dari kami terhadap masyarakat utamanya Jamaah yang posisi parkir jauh dari lokasi pemberangkat dan sudah lansia,” kata AKP Mokhamad Munir.
Sementara itu salah satu CJH Pamekasan bernama Sadek, asal dari Kecamatan Pegantenan, berterima kasih kepada jajaran kepolisian dan Kapolres, yang sudah membantu jamaah usia lanjut dengan telah diberikan tumpangan ojek gratis.
Dirinya mengaku ikut ojek polisi ini mulai dari Perempatan Gaden, sehingga tidak telat pada saat pemberangkatan. Selain itu dirinya juga merasa tidak terlalu capek karena parkir rombongan yang lumayan jauh.
“Semoga dicatat menjadi amal ibadah dan selalu Istiqomah melayani masyarakat,” ujar Sadek. (*dbs/red)












